Oposisi Moderat Kecam Penghentian Bantuan Senjata CIA Oleh Washington

KIBLAT.NET, Damaskus- Sejak Donald Trump dilantik menjadi Presiden AS delapan bulan yang lalu, santer diberitakan bahwa Trump sedang mempertimbangkan untuk mengakhiri program CIA mempersenjatai oposisi Suriah. Setelah akhirnya rencana itu diumumkan Washington beberapa hari yang lalu, sejumlah kelompok oposisi Suriah mengaku sama sekali tidak tahu, dan tidak mengharapkan penghentian program itu terjadi.


Bisa dipahami jika kemudian faksi-faksi oposisi itu marah dengan keputusan Washington tersebut. Mereka mengatakan tidak adanya pengiriman senjata dari AS akan dengan cepat menyebabkan jatuhnya oposisi “moderat” FSA. Ditambahkan, tidak adanya bantuan senjata dari AS akan menguntungkan kelompok-kelompok jihadis sekutu JN cabang al-Qaidah. Lagi-lagi mereka belum bisa melupakan faktor JN padahal sudah membubarkan diri pada bulan Juli 2016 lalu.


Pernyataan oposisi Suriah itu dianggap aneh, terutama kelompok FSA. Sejumlah insiden memalukan terjadi yang berakhir dengan penyerahan senjata dan diri mereka kepada Jabhah Nusrah. Barat menuding JN secara efektif memanfaatkan FSA sebagai “cover” untuk memperoleh senjata-senjata AS.


Barat menganggap faksi “moderat” Suriah itu semenjak awal berdiri hingga saat ini hanya menjadi “pemeran pembantu” dalam banyak pertempuran di Suriah. Sebagaimana dalam perang di Idlib, kekuatan-kekuatan riil yang ada adalah para jihadis dengan berbagai kelompok dan bendera. Inilah alasan utama mengapa AS telah mulai membekukan program CIA sejak awal tahun ini. AS melihat terlalu banyak senjata dan peralatan militer yang mereka kirim telah jatuh ke tangan kelompok-kelompok jihadis Suriah.


 
Sumber: Antiwar
Redaktur: Yasin Muslim


The post Oposisi Moderat Kecam Penghentian Bantuan Senjata CIA Oleh Washington appeared first on Kiblat.

Oposisi Moderat Kecam Penghentian Bantuan Senjata CIA Oleh Washington Oposisi Moderat Kecam Penghentian Bantuan Senjata CIA Oleh Washington Reviewed by Media Khazanah on 8:16 PM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.