HRW: Militer Irak Eksekusi Sipil yang Lari dari Mosul

KIBLAT.NET, Mosul – Organisasi Human Rights Watch (HRW) melaporkan bahwa pasukan Irak terlibat dalam kejahatan eksekusi mati warga sipil yang melarikan diri pertempuran di Mosul barat, lokasi terakhir pertempuran antara ISIS dan militer Irak di Mosul. Bahkan, mereka membuat tempat khusus untuk mengeksekusi.


Dalam pernyataan yang dirilis pada kemarin (Rabu, 19/07), HRW menunjukkan bahwa para pengamat internasional menemukan lokasi eksekusi di dekat kawasan Mosul Tua (pusat kota Mosul barat) dan sekitarnya. Dari bukti-bukti yang dikumpulkan, militer Irak mengeksekusi para lelaki di Mosul dalam fase pertempuran terakhir di kota itu.


Laporan tersebut menyatakan bahwa pada tanggal 17 Juli, para aktivis kemanusiaan internasional memberikan bukti dokumentasi pelaksanaan eksekusi massal. Berdasarkan bukti video itu, diketahui lokasi eksekusi di sebuah ruangan kios yang sudah tidak dipakai di kawasan Matakhim di Mosul Tua yang direbut dari ISIS pada April sebelumnya. Terlihat 17 jasad laki-laki berpakaian sipil tanpa alas kaki dan berlumuran darah. Tangan mereka terikat ke punggung dan mata mereka terpejam.


Menurut video tersebut, pemilik toko melihat anggota Brigade 16 Militer Irak berada di kawasan itu empat malam sebelumnya. Mereka membawa kendaraan. Selama empat malam itu, pemilik toko yang rumahnya tak jauh mendengar banyak tembakan dari kiosnya yang telah kosong. Pada pagi di hari kedua, ketika anggota Brigade 16 meninggalkan lokasi, ia mencoba melihat ke ruangan tersebut. Banyak jasad bergelimpangan dengan luka tembak.


Para pengamat internasional menambahkan, seperti disebutkan dalam pernyataan HRW, anggota Brigade 9 militer Irak juga menangkap 12 laki-laki dari kawasan Mosul Tua karena dituduh anggota ISIS. Belasan laki-laki itu dibawa ke tempat yang cukup jauh sehingga tak terlihat, kemudian terdengar suara tembakan dari arah para lelaki tersebut dibawa.


HRW menambahkan bahwa pihaknya juga menerima bukti dokumentasi video yang menunjukkan tentara Irak menendangi sejumlah pria penuh darah. Video lainnya melihatkan anggota polisi federal Irak memukuli tiga pria dan anggota militer lainnya memukuli laki-laki yang sudah tersungkur ke tanah.
Pada bagiannya, Direktur HRW Bagian Timur Tengah Sarah Liyah Tyson mengungkapkan, “di saat PM Haidar Al-Badi merayakan kemenangan di Mosul, ia menutup mata banyaknya bukti-bukti valid tentara melakukan kejahatan perang di Mosul.”


“Kemenangan Al-Abadi akan hancur jika ia tidak mengambil langkah-langkah konkret untuk mengakhiri pelanggaran pasukannya,” imbuhnya.


Sarah menunjukkan, sebagian tentara Irak tampaknya tidak takut menghadapi konsekuensi pembunuhan dan penyiksaan yang mereka lakukan di Mosul. Mereka dengan bangga membagi dan menyebar video kejahatan di Mosul tanpa merasa berdosa.


Sebelumnya, HRW mendesak internasional membentuk komite khusus untuk menyelidiki pelanggaran perang di Mosul, khususnya yang dilakukan militer Irak, koalisi AS dan milisi pendukungnya. HRW mengatakan bahwa pihaknya mendapat banyak bukti terjadi serangan di luar undang-undang yang dilakukan Irak dan koalisi AS.


Sumber: Arabi21.com
Redaktur: Sulhi El-Izzi


The post HRW: Militer Irak Eksekusi Sipil yang Lari dari Mosul appeared first on Kiblat.

HRW: Militer Irak Eksekusi Sipil yang Lari dari Mosul HRW: Militer Irak Eksekusi Sipil yang Lari dari Mosul Reviewed by Media Khazanah on 8:01 PM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.